Anak Labil..
Oktober 16, 2009 at 1:58 am | In LuvLyf | Leave a CommentTags: abg labil, anak jaman sekarang, facebook, fiksi, twitter
Andi dan Bunga pacaran.
Mereka sedang berada di sebuah warung kopi internasional yang berasal dari Seattle. Andi bersama laptopnya sedang online di Muka Buku. Sementara Bunga duduk di sebelahnya dan asyik masygul dengan Beri Hitam Gemini 9300 yang hinggap di tangannya setelah pindah dari toko beberapa hari yang lalu. Bunga juga sedang online di Muka Buku.
Andi memperbaharui statusnya. “Lord, that purple dress girl is so cute.“
Bunga mengomentari status Andi. “Aiaaank..kamu buta warna? Aku kan pake dress pink. Hhu..“
Andi mengomentari statusnya. “Whoops!“
Bunga mengomentari status Andi. “PUTUSSSSSS!!!“
Bunga memperbaharui statusnya. “I hate youuuu..“
Andi dan Bunga tak lagi menjalin hubungan.
Di Burung Berkicau, pertengkaran berlanjut.
ungeaja “@andilopunga ganti username lo cepet. disgusting!” 20 minutes ago via UberTwitter
andilopunga “Iyeee..sabar, cewek cerewet! RT @ungeaja: @andilopunga ganti username lo cepet. disgusting!” 18 minutes ago via web
andimaharaja “love my new name @andimaharaja. more shopisticated.” 13 minutes ago via web
ungeaja “on the way to zarra and shop till drop to sweap my tears. huks..” 10 minutes ago via UberTwitter
andimaharaja “haha @ginarita is the name of the purple dress girl. she is sitting beside me now” 10 minutes ago via web
ungeaja “BRENGSEEEEEKKKK!!!!! F*CK OFF YOU BASTARDS. Hopefully these pump shoes could heal my wound.” 5 minutes ago via UberTwitter
Di Muka Buku babak baru kehidupan telah terjadi.
Andi Maharaja dan Gina Rita Sastropoetro sekarang menjalin hubungan.
if it’s [not] about me
Oktober 12, 2009 at 1:47 am | In LuvLyf | 2 CommentsTags: mellow
I don’t know if I like you or not.
I don’t even know if you really like me or not.
But when did exactly I notice this?
Is it true that I’ve fallen in love with you?
Since I don’t understand why I was getting excited all that entire day.
Is it because you’re edgy?
Or is it your comical face?
Maybe it is due to your talented writing stuff?
I just don’t get it.
It’s been years since I aware of your history.
But why did recently I might miss your present and analysis about life?
It’s quite funny actually.
And I’m glad I recognize it.
It colors my life and tickles my stomach.
it’s hard
Oktober 3, 2009 at 11:43 am | In Uncategorized | Leave a Commentbut must live through it.
sometimes i thought it was the wrong time.
because i was late.
am trying to be positive so now is the perfect timing.
the perfect time to finally realize that i know what i want to do after this.
still learning..start from the begining again.
let’s make a plan, then..
Man Jadda Wajada..
Agustus 13, 2009 at 3:57 pm | In Love Books | Leave a CommentTags: inspirasi, Negeri 5 Menara, Pesantren
Kalimat sakti yang memberikan semangat baru di kehidupan yang baru. Alif Fikri yang merantau dan memulai hidup barunya di pulau Jawa dengan setengah hati akhirnya mampu menyelesaikannya dengan baik. Berkat kalimat sakti itu, hidupnya tak pernah lepas dari mimpi dan keikhlasan.
Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Kalimat sakti itu terus meluncur dan seperti masuk ke otak saya yang membaca novel ini. “Negeri 5 Menara” menjadikan saya yang sedang bimbang dan sempat ragu untuk melangkah kembali ke jalur yang seharusnya berdasarkan keinginan orang tua, menjadi PNS Departemen Luar Negeri. Ikhlaskan semuanya, sehingga tidak ada kepentingan apa-apa selain ibadah. Kerahkan semua usaha disempurnakan dengan berdoa dan bertawakal. (Maaf bila saudara terganggu oleh kisah curahan hati saya.
)
Harapan, mimpi, pendidikan, kerja keras, disiplin, budaya Minang, hidup di Pondok Pesantren adalah hal-hal yang bisa didapatkan dari novel ini. Bila dibuat film, yang ada di bayangan saya akan timbul sebuah campuran persahabatan Laskar Pelangi, asrama, kepala sekolah, dan sistem pendidikan di Hogwarts, serta kehidupan Pondokan 3 Doa 3 Cinta. Perpaduan kisah seru, menegangkan, lucu, dan emosional yang dilihat dari sudut pandang seorang remaja laki-laki.
Novel ini mengajarkan banyak hal, terutama soal pendidikan di sebuah Pondok Pesantren. Jika dikira Pondok hanya mengenalkan segala hal mengenai dunia Islam dan Arab, cerita di Pondok Madani ini membuka mata bahwa Islam di Pondok ini juga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengenal dunia barat yang pernah ditaklukkan Islam. Entah apakah realita di Pondok itu benar atau tidak, novel ini sukses membuat hati saya tergetar dan ingin belajar agama (menyeimbangkan dengan ilmu barat didalami selama 5 tahun di HI).
Semoga novel ini bisa menjadi best seller, sehingga niat mulia si penulis bisa terlaksana. Won’t stop learning, will you?
last game in college
Agustus 3, 2009 at 3:50 pm | In Love Friends, LuvLyf | Leave a CommentTags: kampus
Teruntuk kalian yang kutandai dalam catatan ini..
Akhirnya pertandingan selama kurang lebih 1×30 menit itu berakhir.
Berakhir dengan sebuah pembelajaran besar setelah melewati kick-off yang penuh kecemasan atau bisa dibilang gagal. Pertandingan mungkin tidak berlangsung seru, tidak terlalu banyak aksi mendebarkan dari yang bertanding. Mungkin tidak ada gol indah bahkan. Hanya permainan passing, tidak ada dribbling, dan sedikit shooting. Namun, banyak catatan dalam Berita Acara Pertandingan terakhir menjelang sholat Jumat itu.
Tanpa pertandingan tidak ada gelar, tidak akan ada upacara di Graha Sanusi, tidak akan pernah mendapat piagam penghargaan. Itulah pentingnya sebuah pertandingan. Sebuah arti penting mengukur kemampuan, melakukan evaluasi pasca pertandingan, dan bersenang-senang setelahnya. Hehe..
Masih banyak pertandingan selanjutnya. Saatnya berlatih kembali.
Terima kasih karena telah datang dan menonton pertandingan, terima kasih telah memberikan doa dan dukungan yang begitu besar, terima kasih telah menjadi wasit yang tegas dan sangat membantu, terima kasih telah membantu latihan tengah malam, serta terima kasih karena telah menunggu begitu lama untuk menerima kabar pertandingan terakhir di bangku kuliah ini..
The game was over right after the sound of long whistle; But life ain’t over after you finish all the games.
dear mom and dad
Juli 13, 2009 at 4:01 pm | In LuvLyf | 2 CommentsTags: curhat, mellow, parents
I was just getting so mellow after watching I am Sam.
I remembered mom and dad.
They might be not the most perfect parents in the whole world.
But, you can’t even tell me what perfect is.
Is it really ten?
Is it even a parent?
Even they’ll always be humans who always make mistakes.
It isn’t about what they say about you.
It’s about you, being my parents, people who gave me chances to be here right now.
I love you, mom and dad.
And I’ll always be.
I’ll make you both proud for making me.
discover secret of birthdate
Juni 25, 2009 at 5:32 pm | In Uncategorized | Leave a Comment:: Originality.
:: Come with new idea.
:: Get something with your own way.
:: Honest and a quick learner.
:: Initiative and pick the best choice in everything.
:: Boss or a leader.
:: Self employed suit them best.
:: Good things to learn ; other idea and opinion are better; think wisely.
hehe..lucu juga. bisa jadi penyemangat menyelematkan bangsa dan negara neh. hahaha..
Welcome to The War
Juni 3, 2009 at 4:24 pm | In Love Image, Love Politics | Leave a CommentTags: Capres
Sejak 2 Juni lalu, akhirnya genderang perang ditabuh. Pakailah jubah perang terbaikmu, akhirnya momen ini dimulai. Perang kata-kata, perang mencari dukungan, perang popularitas. Ini yang sedang terjadi di Indonesia. Sebuah bagian menuju demokratisasi yang lebih matang dan bijak. Entah dengan menggunakan lagu tema ala iklan mie instan, mencekal paham neoliberalisme, ataupun pendapat dari para ahli. Proses pengkultusan ini menciptakan sebuah citra baru yang membuat masing-masing dari mereka yang sedang berperang terlihat lebih indah dari yang lainnya.
Peperangan ini adalah sebuah titik balik kembali ke nol akan sebuah perjalanan baru kehidupan Indonesia nantinya, Evaluasi dari mereka yang pernah duduk di pemerintahan, yang akan kembali pada politik kerakyatan. Politik yang mengembalikan semuanya pada rakyat, menjalankan pemerintahan demi rakyat, bukan demi kekuasaan dan kepentingan pribadi atau golongan.
Semoga kesantunan tetap terjaga dalam perang ini. Tetaplah semangat di medan perang demi kelangsungan hidup rakyat Indonesia. Jangan merasa kalah sebelum bertanding. Kami butuh kalian yang optimis. Kritik itu penting, toh tak ada yang sempurna di dunia ini. Tapi jagalah kata-kata agar tidak menyinggung dan mendendam di masa depan. Welcome to the War, welcome our new leader!
Kisah Tengah Malam
Juni 3, 2009 at 2:47 pm | In LuvLyf | Leave a CommentTags: curhat aja
Waktu menunjukkan pukul 00.04 saat Echy mengirimkan pesan singkat di telepon genggamku. Saat itu aku sedang cemas, karena tak ada ojek di pangkalannya. Mungkin malam itu terlalu dingin dan nyaman bagi para tukang ojek untuk bangun dan menawarkan jasa layanan antar. Kurelakan saja betis ini bertambah besar, berjalan kaki lah aku. Dengan terpaksa ku lewati tanah basah pasca hujan, pemakaman, serta jalan remang-remang khas pedesaan yang tak memiliki penerangan memadai. Semua kulakukan demi bisa bermalam di rumah. Lagi-lagi karena alasan yang sama, yaitu terlalu lama menghabiskan waktu di warung internet.
Puri Indah di malam hari sama seperti siang hari. Sepi. Yang ada hanya angin yang meniupkan hawa dingin atau panas. Bahkan petugas keamanan pun tak terlihat berpatroli. Lolongan anjing tetangga membuyarkan lamunan ku saat bernostalgia dengan angin besar di tengah malam itu. Terlalu banyak yang kupikirkan. Kau tak perlu tahu lah. Atau kau malah ingin tahu?
Akhirnya aku tiba di rumah tanpa ada yang kurang dariku, kecuali keringat dan bau yang bertambah. Kombinasi lelah dan lapar pasca perjalanan panjang membuat kadar emosi memuncak. Aku baru benar-benar menyadari sakitnya hingga ingin menangis. Aku bahkan tak sanggup memejamkan mata hingga ayam berkokok. Padahal itu hanya sebuah reaksi atas kekecewaan, yang kali ini terasa begitu menohok. Sudah terlalu banyak kesempatan terlewati, tapi kenapa rasanya begitu perih? Bahkan tak ada pula seorang raja lebah yang bisa ditelepon dan mau mendengar keluh kesah.
Mungkin manusia bukanlah raja lebah buat ku. Asumsi paling positif atas semua kejadian itu adalah Tuhan sedang begitu sayang padaku. Dia tentu lebih tahu apa yang terbaik untuk ku. Dibuat khusus oleh-Nya, kehidupan ini bukan hanya sekedar ‘hidup’ biasa.
Jamila dan Aku
Mei 6, 2009 at 4:49 pm | In Love Image, movie | 2 CommentsTags: curhat colongan :), inspirasi, Jamila dan Sang Presiden
“Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi.” An-Nuur (33)
“Ibuku pernah bilang, aku dilahirkan dengan cahaya.” Jamila dalam hal ini benar. Ia lahir dengan sebuah cahaya. Tidak ada bayi yang lahir dengan dosa. Pahitnya hidup oleh orang-orang, yang mencari keuntungan pribadi lah, kemudian memaksa dirinya membunuh manusia lain selagi ia masih belum mampu memahami betul mana yang benar dan salah.
Film mengenai perdagangan manusia ini buat gw nyaris sempurna. Mungkin karena gw perempuan. Mungkin karena AtiQah Hasiholan yang berperan begitu baik menjadi Jamila. Mungkin karena kisah Jamila yang begitu tragis dan dramatis. Mungkin karena latar penjara Sukamiskin di Bandung. Segala kemungkinan itu menyatukan pendapat positif gw untuk film berdurasi kurang lebih 90 menit ini.
Kisah si sundal Jamila sejenis dengan kisah Perempuan di Titik Nol. Coba saja baca, mereka sama-sama sundal, sama-sama dijual, sama-sama merasakan kejamnya laki-laki. Hanya saja cerita Jamila lebih politis karena melibatkan sang Presiden. “Personal is Political,” kata para feminis. Masalah perdagangan manusia memang masalah politis karena melibatkan banyak pihak termasuk para pembuat kebijakan. Masalah Jamila yang tadinya masalah pribadi kemudian menjadi masalah negara karena membunuh seorang menteri (yang sebenarnya hanya seorang manusia biasa yang ia cintai).
Buat rakyat biasa, sinema ini bisa jadi nyentil banget. Nyentil si laki-laki yang suka selingkuh, nyentil si perempuan yang menukar segalanya demi bisa makan, nyentil si tukang provokator demonstrasi. Buat gw pribadi nyentil kecil kyak kutil. Bikin gw semakin bersyukur dan semangat buat berjuang lebih keras lagi, pastinya. Aku ingin seperti Jamila yang tidak pernah menyerah demi membiayai adiknya kuliah. Meski berbagai perpecahan telah dilalui..
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.








